logo-untag-surabaya

Developed By Direktorat Sistem Informasi YPTA 1945 Surabaya

logo-untag-surabaya

Detail Prestasi

MAHASISWI UNTAG SURABAYA RAIH PUTERI LOKANTARA 2025, BUKTI KEPEDULIAN PADA BUDAYA

Regina Ayu Prasanthi, mahasiswi Program Studi Administrasi Bisnis Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya, sukses meraih gelar juara pertama dalam ajang Puteri Lokantara 2025. Kompetisi tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Loka Nuswantara Organization ini berlangsung pada 5–8 Februari 2025 di Plaza Hotel Semarang dan diikuti oleh 73 peserta dari berbagai provinsi di Indonesia.


Regina mengungkapkan bahwa perjalanannya menuju ajang bergengsi ini bermula dari pencapaiannya sebagai Puteri FISIP 2023 dalam ajang Putera Puteri FISIP (PPF) Untag Surabaya. “Saya tidak ingin berhenti hanya sebagai Puteri FISIP 2023. Saya ingin terus berkembang dan memberikan dampak bagi negeri ini. Dengan dukungan sebuah model school management, saya mendapat kesempatan mewakili Jawa Timur dalam ajang yang berfokus pada budaya dan pariwisata ini,” ujarnya.


Kompetisi Puteri Lokantara bertujuan untuk membentuk generasi muda yang memiliki wawasan luas mengenai budaya Nusantara serta mampu menjadi duta dalam mempromosikan potensi wisata daerah mereka. Dari 73 peserta yang mengikuti seleksi, hanya 15 finalis terbaik yang berhasil melaju ke malam puncak penobatan.


Regina menjelaskan bahwa penilaian dalam kompetisi ini tidak hanya didasarkan pada penampilan fisik, tetapi juga mencakup wawasan budaya dan pariwisata serta sejauh mana peserta memiliki komitmen dalam melestarikan budaya. “Para finalis harus sejalan dengan visi dan misi penyelenggara. Ini bukan sekadar ajang kecantikan, melainkan juga kompetisi intelektual dan sosial,” katanya.


Dalam perjalanannya, Regina menghadapi berbagai tantangan, termasuk mengatasi rasa malu dan berlatih public speaking. “Saya sebenarnya seorang yang pemalu, tetapi saya ingin keluar dari zona nyaman. Saya memaksakan diri untuk berubah, mengikuti tantangan, dan meningkatkan kemampuan berbicara di depan umum agar lebih percaya diri,” tambahnya.


Selain aktif di dunia kompetisi, Regina juga terlibat dalam kegiatan sosial. Bersama komunitas sosial Pixl Peduli, Regina juga menginisiasi program pengenalan budaya dan pariwisata kepada anak-anak melalui kegiatan seperti pelatihan tari tradisional Gandrung, membatik, serta permainan interaktif terkait lokasi wisata. “Saya melihat banyak anak lebih tertarik pada budaya luar negeri. Ini membuat saya merasa terpanggil untuk mengenalkan budaya Indonesia kepada mereka,” ungkapnya.


Regina merasa bangga dan bersyukur atas prestasi yang diraihnya. “Saya benar-benar tidak menyangka bisa menjadi juara pertama. Awalnya saya sempat merasa minder melihat peserta lain yang juga luar biasa. Ditambah lagi dengan kelelahan akibat rangkaian karantina dan seleksi. Namun, saya tetap berusaha maksimal dan akhirnya sangat puas dengan hasil ini,” tuturnya.


Di akhir wawancara, Regina berpesan kepada mahasiswa Untag Surabaya untuk tetap fokus dalam mengejar impian dan cita-cita. “Carilah impian yang ingin kamu capai, fokuslah, dan kejar dengan sungguh-sungguh,” ujarnya.


Untag Surabaya terus berkomitmen untuk mendukung mahasiswanya dalam mengembangkan potensi serta meraih prestasi di berbagai bidang, baik akademik maupun non-akademik. Keberhasilan Regina Ayu Prasanthi dalam ajang Puteri Lokantara 2025 menjadi bukti bahwa Untag Surabaya tidak hanya mencetak mahasiswa yang unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap budaya, sosial, dan pariwisata. (ra/rz)


Sumber: https://untag-sby.ac.id/web/beritadetail/mahasiswi-untag-surabaya-raih-gelar-puteri-lokantara-2025-bukti-kepedulian-generasi-muda-terhadap-budaya.html



PDF WORD PPT TXT