Dalam upaya meningkatkan kualitas dan memperoleh referensi untuk pengembangan Program Studi (Prodi) Profesi Psikologi, Program Studi Psikologi Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar melaksanakan studi banding ke Fakultas Psikologi Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya. Kegiatan ini berlangsung di Meeting Room lantai tiga Gedung R. Ing. Soekonjono, Untag Surabaya, pada Sabtu (17/2).
Dekan Fakultas Psikologi Untag Surabaya – Dr. Rr. Amanda Pascarini, M.Si., Psikolog, dalam sambutannya memperkenalkan profil Untag Surabaya serta fakultas yang baru didirikan. “Untag Surabaya merupakan universitas swasta pertama di Jawa Timur dengan akreditasi Unggul. Kami juga baru saja meresmikan Fakultas Kedokteran sebagai tambahan fakultas baru di lingkungan kampus,” ujarnya.
Dr. Amanda juga menjelaskan program studi yang ada di Fakultas Psikologi Untag Surabaya. “Kami memiliki Program Sarjana Psikologi yang telah terakreditasi Unggul, serta Program Magister Psikologi dan Magister Profesi Psikologi yang direncanakan akan ditutup pada Mei 2025. Selain itu, kami juga baru membuka Program Profesi Psikologi,” jelasnya.
Selain itu, Dr. Amanda juga berharap studi banding ini dapat memberikan manfaat bagi kedua institusi. “Semoga kegiatan ini menjadi wadah untuk bertukar informasi dan mendapatkan pembelajaran yang berharga bagi Unhas dan Untag Surabaya,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Program Studi Psikologi Unhas Makassar – Dr. Ichlas Nanang Afandi, S.Psi., M.A., mengapresiasi sambutan yang diberikan oleh civitas akademika Untag Surabaya. “Kami sangat berterima kasih atas sambutan yang hangat serta pelayanan yang luar biasa. Semoga hubungan antara Psikologi Unhas dan Psikologi Untag Surabaya dapat terus terjalin dengan baik,” ujarnya.
Dr. Ichlas juga menjelaskan bahwa Prodi Psikologi Unhas masih berada di bawah naungan Fakultas Kedokteran dan tengah melakukan kajian untuk pendirian Program Profesi Psikologi. “Prodi Psikologi Unhas telah berdiri selama 15 tahun dan saat ini kami sangat antusias untuk mendirikan Program Profesi Psikologi. Karena masih tergolong baru, kami ingin belajar dari institusi yang lebih berpengalaman seperti Untag Surabaya,” ungkapnya.
Dr. Ichlas berharap bahwa Unhas dapat segera mendirikan Prodi Profesi Psikologi dengan berbekal wawasan yang diperoleh dari studi banding ini. “Kami yakin kegiatan ini akan memberikan banyak referensi dan informasi penting terkait program profesi psikologi, sehingga harapannya tahun ini kami dapat merealisasikan pendirian Prodi Profesi Psikologi di Unhas,” tandasnya. (vs/rz)