Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya menggelar sharing session bersama Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah (UIN SATU) Tulungagung. Kegiatan yang bertajuk Benchmarking ini berlangsung di Meeting Room Gedung Graha Prof. Dr. H. Roeslan Abdulgani lantai dua dan dilanjutkan dengan kunjungan ke Kantor Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) P1 Untag Surabaya, Gedung Garaha Wiyata lantai dua, (3/2).
Direktur LSP P1 Untag Surabaya – Hj. Dr. Sumiati, M.M., menyambut hangat kunjungan dari LSP P1 UIN SATU Tulungagung. Dr. Sumiati berharap kegiatan ini dapat mempererat kerja sama dan memberikan manfaat bagi kedua lembaga. “Saya sangat senang bisa bertemu dan berdiskusi, saling berbagi ilmu antara LSP P1 Untag Surabaya dan LSP P1 UIN SATU Tulungagung,” ujarnya.
Dr. Sumiati juga menjelaskan bahwa LSP P1 Untag Surabaya terus melakukan pengembangan, termasuk menambah skema sertifikasi dan mendorong inisiasi dari dosen program S2. “LSP P1 Untag Surabaya berdiri sejak 2016 dengan tiga skema awal. Kini kami memiliki 61 skema, dan sedang dalam tahap akhir untuk menambah 28 skema baru. Sebanyak 11 skema merupakan perbaikan dari SKKNI resmi yang telah dicabut, sementara 16 skema lainnya adalah skema baru, salah satunya untuk program S2 Magister Manajemen,” paparnya.
Rektor Untag Surabaya - Prof. Dr. Mulyanto Nugroho, M.M., CMA, CPA, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Untag Surabaya terus berkembang pesat. “Sejak 2018, Untag Surabaya telah meraih akreditasi A hingga kini sudah berhasil meraih akrditasi Unggul. Kami juga terus menunjukkan kompetensi untuk mempertahankan kualitas ini, dan saat ini sedang merencanakan pembukaan Fakultas Kedokteran,” ungkapnya.
Sementara itu, Manajer Sertifikasi LSP P1 Untag Surabaya – Dr. Hetti Sari Ramadhani, S.Psi., M.Si., memaparkan bahwa LSP P1 Untag Surabaya telah memiliki lisensi resmi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). “Sejak berdiri pada 2016, LSP P1 Untag Surabaya berkomitmen menjaga kualitas sertifikasi dan telah memiliki lisensi resmi dari BNSP,” jelasnya.
Sementara itu, Direktur LSP P1 UIN SATU Tulungagung – Dr. H. Mashudi, M.Pd.I. mengungkapkan harapannya agar LSP P1 UIN SATU dapat berkembang seperti LSP P1 Untag Surabaya. “Saya berharap LSP P1 UIN SATU Tulungagung dapat difasilitasi seperti LSP P1 Untag Surabaya. Ini di luar ekspektasi saya, dan saya sangat menantikan diskusi lebih lanjut tentang sertifikasi uji kompetensi dan pengembangan skema baru,” ujarnya.
Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum bagi kedua institusi untuk saling belajar dan meningkatkan kualitas LSP masing-masing, sejalan dengan upaya peningkatan mutu pendidikan dan sertifikasi profesional di Indonesia. (fb/rz)