Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya menggelar Penggelaran Sarjana, Magister, dan Doktor Periode I Tahun Akademik 2024/2025. Acara bertema ‘Tangguh dan Gemilang: Membangun Karakter Patriot yang Unggul dalam Menghadapi Tantangan Global Ekonomi dan Bisnis’ ini berlangsung di Auditorium Soeparman Hadipranoto, Gedung Graha Wiyata lantai sembilan, pada 20 Februari 2025.
Sebanyak 447 lulusan FEB Untag Surabaya resmi dikukuhkan dalam prosesi ini. Rinciannya, 131 lulusan dari Program Studi (Prodi) Akuntansi, 35 dari Ekonomi Pembangunan, 198 dari Manajemen, 43 dari Magister Manajemen, dan 40 dari Program Doktor Ilmu Ekonomi.
Dekan FEB Untag Surabaya – Prof. Dr. Slamet Riyadi, M.Si., Ak., CA. dalam sambutannya menyampaikan selamat kepada para lulusan dan menekankan bahwa kelulusan ini bukan akhir, melainkan awal dari perjalanan baru. “Saya mengucapkan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati. Ini adalah awal dari perjalanan baru yang penuh tantangan dan peluang,” ujarnya.
Prof. Slamet juga mendorong para lulusan untuk memiliki wawasan global dan berani mengambil langkah di kancah internasional. “Indonesia membutuhkan lebih banyak pemimpin di bidang ekonomi dan bisnis yang memiliki visi jangka panjang serta mampu beradaptasi dengan dinamika global,” tutur Guru Besar Ilmu Akuntansi Untag Surabaya tersebut.
Selain itu, Prof. Slamet berpesan agar lulusan terus mengembangkan kompetensi dan berinovasi untuk menghadapi persaingan yang semakin ketat. “Belajar tidak berhenti di sini. Saudara-saudara harus terus mengasah kemampuan untuk menghadapi tantangan di masa depan,” tambahnya.
Perwakilan lulusan – Dr. Arief Budiman, B.S., M.M., turut memberikan sambutan dan mengungkapkan apresiasi kepada civitas akademika, khususnya Prof. Dr. Hj. Tri Ratnawati, Ak., M.S., Ketua Program Studi Doktor Ilmu Ekonomi, atas bimbingan dan motivasinya selama masa perkuliahan. “Peran Prof. Tri sangat besar dalam membantu mahasiswa Doktor Ilmu Ekonomi agar bisa lulus tepat waktu,” ujarnya.
Dr. Arief, yang juga Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Widya Kartika Surabaya, menekankan pentingnya pembelajaran sepanjang hayat bagi para lulusan. “Perjalanan masih panjang. Kita tidak boleh berhenti belajar. Kita harus mampu menyusun strategi agar dapat memberi dampak positif bagi keluarga, pekerjaan, hingga masyarakat,” pungkasnya.
Acara yudisium ini semakin semarak dengan berbagai pertunjukan seni, mulai dari penampilan busana adat hingga alunan musik angklung yang menciptakan suasana meriah dan penuh kebanggaan.(vs/rz)