Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya menggelar acara buka puasa bersama dengan anak yatim piatu pada Kamis, 20 Maret 2025. Acara yang menjadi agenda tahunan ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya berbagi di bulan suci Ramadan. Kegiatan ini dihadiri oleh 10 anak yatim piatu dari Panti Asuhan Putri Aisyah.
Dekan FIB Untag Surabaya – Mateus Rudi Supsiadji, S.S., M.Pd., dalam sambutannya menegaskan bahwa acara ini bukan sekadar seremoni, melainkan wujud kepedulian sosial sekaligus penguatan nilai-nilai keagamaan. "Buka puasa bersama anak yatim piatu adalah agenda tahunan yang kami selenggarakan untuk mempererat tali silaturahmi serta mengingatkan pentingnya ibadah puasa dan manfaatnya. Kami berharap acara ini juga semakin menumbuhkan rasa toleransi di antara kita. Apabila terdapat kekurangan dalam pelaksanaannya, kami mohon maaf," ujar Mateus.
Perwakilan dari Panti Asuhan Yatim Puteri Aisyiyah – Rahma Damayanti, turut menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan kepedulian yang diberikan oleh FIB Untag Surabaya. "Kami sangat berterima kasih atas kesempatan ini. Semoga kebaikan yang diberikan mendapatkan balasan yang lebih baik, serta acara ini dapat semakin mempererat silaturahmi. Kami juga berharap segala niat baik dari panitia dan peserta dikabulkan oleh Allah SWT," ungkapnya.
Selain berbuka puasa, acara ini juga diisi dengan tausiyah yang disampaikan oleh Ustaz Abdul Rohman, M.Hum. Dalam ceramahnya Ustaz mengingatkan pentingnya menjaga ketakwaan sebagai bagian dari ibadah puasa. "Taqwa adalah berusaha menjalankan perintah Allah dan Rasul-Nya serta menjauhi segala larangan-Nya," jelasnya.
Lebih lanjut, Ustaz Abdul Rohman mengajak umat Islam untuk menjalankan ibadah puasa dengan penuh keikhlasan dan semangat, bahwa puasa juga bukan sekadar kewajiban bagi umat Islam saat ini, tetapi telah dijalankan oleh umat terdahulu sebagai bentuk ketakwaan. “Oleh karena itu, jalankanlah dengan ikhlas, serta perbanyak ibadah seperti shalat tepat waktu, tarawih, membaca Al-Qur’an, dan shalat sunnah agar semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT,”pesannya.
Ustaz Abdul Rohman juga menekankan pentingnya bersyukur dalam kehidupan sehari-hari. “Kita harus senantiasa bersyukur dalam segala situasi, baik dalam kebahagiaan maupun kesulitan. Dengan bersyukur, hati kita menjadi lebih tenang dan lebih mudah memahami hikmah di balik setiap ketetapan Allah,” ujarnya.
Acara kemudian dilanjutkan dengan pemberian santunan bagi anak yatim, buka puasa bersama, sesi foto, dan pemberian bingkisan. Dengan suasana penuh kehangatan dan kebersamaan, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi semua pihak yang terlibat serta menambah keberkahan di bulan Ramadan. (ra/rz)