Empat tim
binaan Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya berhasil melewati berbagai
rintangan dan lolos ke tahap pendanaan Program Pemuda Menjadi Mahasiswa (P2MW)
2024. Di bawah bimbingan Dra. Yulyar Kartika Wijayanti, M.M.; Isrida Yul
Arifiana, M.Psi., Psikolog.; Dra. Awin Mulyati, M.M.; dan Febby Rahmatullah
Masruchin, S.T., M.T., keempat tim ini menciptakan ide usaha dan produk dengan
visi yang jelas serta tekad kuat untuk meraih kesuksesan di pasar bisnis yang
dinamis, (8/5).
Hampir setiap kompetisi yang diikuti, Untag Surabaya secara konsisten meraih prestasi yang mengesankan bahkan berhasil menjadi juara nasional. Kepala Biro Kemahasiswaan dan Alumni – Febby Rahmatullah Masruchin, S.T., M.T. menjelaskan bahwa P2MW merupakan awal yang bagus bagi mahasiswa yang memiliki jiwa usaha. "Program P2MW ini memang dikhususkan untuk mahasiswa yang memiliki jiwa entrepreneur dan ini merupakan langkah awal yang baik untuk diikuti oleh mahasiswa karena wawasan dan pengalaman yang didapat akan luar biasa bermanfaat, terlebih untuk networking," ujar Febby dalam sambutannya.
Kegiatan pameran dan ekspo,
seperti KMY Ekspo di Kendari, menjadi momentum penting bagi para entrepreneur
muda untuk memperkenalkan produk unggulan yang telah di rancang. Keempat tim
yang berhasil lolos pendanaan pada tahun 2024 adalah Telangin di bawah
bimbingan Isrida Yul Arifiana, M.Psi., Psikolog; Jecoware di bawah bimbingan
Dra. Awin Mulyati, M.M.; Teskates di bawah bimbingan Febby Rahmatullah
Masruchin, S.T., M.T.; dan Bonsai Nucifera, produk tahap bertumbuh di bawah
bimbingan Dra. Yulyar Kartika Wijayanti, M.M. "Tiga tim selain Bonsai
Nucifera masih berada pada tahap awal pembentukan, namun mereka telah
menunjukkan potensi besar dalam mengembangkan bisnis mereka. Dengan strategi
pemasaran melalui marketplace, media sosial, dan brosur, serta pemantauan yang
cermat terhadap aliran kas, mereka telah membangun fondasi yang kokoh untuk
pertumbuhan bisnis mereka," ujar Febby.
Febby juga
menjelaskan bahwa pembinaan tidak hanya datang dari internal tim, tetapi juga
dari pihak luar, seperti Belmawa. “Dengan bimbingan dan dukungan yang
komprehensif, keempat tim ini semakin percaya diri dalam menghadapi tantangan
di dunia bisnis. Demo akun P2MW juga menjadi sarana efektif untuk mengasah
keterampilan dan pengetahuan mereka dalam mengelola bisnis,” lanjut Febby.
Pada
kesempatan yang sama, Febby juga menyoroti hal terpenting dalam meraih
kejuaraan karena kerja keras dan dedikasi. “Melalui dedikasi, kerja keras, dan
semangat pantang menyerah, keempat tim ini telah membuktikan bahwa tidak ada
batasan yang tidak bisa mereka lewati. Dengan langkah yang mantap dan visi yang
jelas, mereka siap mengukir cerita sukses baru di dunia kewirausahaan,” tukasnya.
(ma/rz)