Untuk memperluas wawasan akademik, meningkatkan kompetensi global, serta membangun jaringan internasional, Program Studi (Prodi) Sastra Inggris Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya mengadakan kegiatan ‘Sharing Session Program Pertukaran Mahasiswa ke Luar Negeri’. Kegiatan yang dilaksanakan di ruang Q210 Gedung Graha Roeslan Abdulgani ini menghadirkan narasumber yang merupakan alumni Prodi Sastra Inggris Untag Surabaya dan telah berpengalaman sebagai awardee Indonesian International Student Mobility Awards (IISMA) - Fanzial Ulhaq Roufur Rochim, S.S. (28/2)
Pada kesempatan ini, Fanzial memperkenalkan program yang diikutinya ketika masih menjadi mahasiswa Prodi Sastra Inggris Untag Surabaya. “IISMA jalur sarjana adalah program beasiswa dari pemerintah Indonesia yang memberikan kesempatan bagi mahasiswa Indonesia untuk mengikuti program mobilitas internasional ke perguruan tinggi terbaik dunia,” jelasnya.
Fanzial juga berbagi tips dan trik untuk berhasil lolos sebagai awardee IISMA. "Tips dari saya adalah bersikap realistis dalam menentukan pilihan. Targetkan negara yang kurang diminati oleh pelamar lain dan memiliki QS Ranking yang tidak terlalu tinggi agar peluang untuk diterima dalam program ini menjadi lebih besar," ucap alumni Prodi Sastra Inggris Untag Surabaya angkatan tahun 2020 itu.
Sebagai awardee IISMA, Fanzial mendapatkan pengalaman berharga yang memperluas wawasan serta membuka peluang baru baginya. “Program ini memungkinkan saya untuk membangun relasi dengan berbagai pihak, memperkaya portofolio akademik dan profesional, serta mendorong saya untuk terus belajar dan berkembang menjadi pribadi yang lebih baik,” ujarnya.
Fanzial juga mengatakan bahwa ia memiliki kesempatan untuk berkontribusi dalam mengharumkan nama Untag Surabaya dan Indonesia. “Dengan menjadi awardee IISMA, kalian dapat membantu Untag Surabaya untuk lebih dikenal, khususnya di bidang International Exchange. Selain itu, program ini juga menjadi wadah untuk memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada komunitas internasional, sekaligus memperluas wawasan dan jaringan di kancah global,” ungkapnya.
Kaprodi Sastra Inggris Untag Surabaya – Dr. Pariyanyo, M.Ed mengatakan bahwa kesempatan ini menjadi peluang berharga bagi mahasiswa Untag Surabaya, khususnya dari Program Studi Sastra Inggris yang saat ini berada di semester dua dan empat. "Segera mulai mempersiapkan diri dalam meraih program beasiswa atau mengikuti pertukaran mahasiswa ke luar negeri. Dengan persiapan yang matang, mereka dapat meningkatkan kompetensi akademik serta memperluas wawasan di tingkat internasional," ajaknya.
Dr. Pariyanto juga menyampaikan bahwa Untag Surabaya berkomitmen untuk mendukung penuh mahasiswa yang ingin mendaftar dengan memberikan bimbingan serta bantuan dalam proses persiapan."Untag Surabaya, melalui Badan Kerjasama, menawarkan berbagai program pertukaran mahasiswa dan beasiswa ke luar negeri. Selain itu, Untag Surabaya juga menyediakan akomodasi untuk biaya tes atau administrasi serta dana apresiasi bagi mahasiswa yang berhasil meraih kesempatan tersebut." pungkasnya. (vs)