Universitas 17 Agustus 1945
(Untag) Surabaya, melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM),
mengadakan Upacara Pelepasan Peserta KKN Reguler Semester Genap 2023/2024.
Upacara yang digelar di Lapangan Utara ini menandai keberangkatan 888 mahasiswa
untuk menjalankan pengabdian kepada masyarakat sebagai bagian dari implementasi
Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Rektor Untag Surabaya, Prof. Dr.
Mulyanto Nugroho, M.M., CMA., CPA, hadir dan memberikan sambutan kepada para
mahasiswa. "KKN ini merupakan kesempatan bagi kalian untuk mengaplikasikan
ilmu yang telah kalian pelajari di Untag kepada masyarakat. Selain sebagai
bentuk pelaksanaan Tri Dharma yang ketiga, kegiatan ini juga akan menjadi bekal
berharga saat kalian terjun ke dunia kerja,” ujar Rektor.
Pada KKN kali ini, Untag
membentuk 23 kelompok yang tersebar di 23 desa, dengan rincian 18 kelompok di
Kecamatan Gondang dan 5 kelompok di Kecamatan Pacet. Ketua LPPM Untag, Aris
Heri Andriawan, S.T., M.T., menekankan pentingnya keselamatan dan kesiapan
mahasiswa selama 12 hari masa pengabdian. "Persiapan telah kami lakukan
sejak tiga bulan yang lalu. Kami memastikan kegiatan yang dilaksanakan
mahasiswa sesuai dengan potensi desa dan benar-benar bermanfaat bagi
masyarakat. Kami juga telah melakukan survei dan pembekalan agar program KKN
ini berjalan optimal," jelasnya.
Upacara ini juga bertujuan untuk
memastikan seluruh peserta KKN, yang berjumlah 888 mahasiswa, dapat menjalankan
tugas pengabdian mereka tanpa kendala. J. Subekti, S.H., M.M., dalam
sambutannya, mengungkapkan harapannya agar mahasiswa dapat pulang dengan rasa
bangga. "Saya berharap kalian pulang dengan kebanggaan, bahwa kegiatan
yang kalian lakukan benar-benar bermanfaat bagi masyarakat, bahwa kalian telah
sukses menjadi patriot pengabdi, dan bahwa kalian membawa nama baik kampus
dengan penuh sukacita," katanya.
Setelah rangkaian acara selesai,
888 mahasiswa tersebut berangkat menuju desa mitra masing-masing Dengan
persiapan matang, Untag memastikan kegiatan KKN yang dijalankan dapat mengembangkan
potensi desa dan memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat desa mitra.