Universitas 17 Agustus 1945
(Untag) Surabaya, melalui Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), bekerja sama
dengan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dan Radio Klik FM, menggelar acara ‘LPS
Goes to Campus’. Bertempat di Ruang Auditorium lantai enam Gedung R. Ing.
Soekonjono, acara ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan mahasiswa,
terutama dalam hal manajemen keuangan dan mamahami peran LPS dalam menjaga
stabilitas industri perbankan, (15/10).
Acara dibuka oleh Dekan FEB Untag
Surabaya, Prof. Slamet Riyadi, M. Si., Ak., CA., yang berharap kegiatan ini
dapat memberikan manfaat besar bagi mahasiswa. “Kami berharap melalui acara
ini, para mahasiswa dapat lebih memahami dunia perbankan dan manajemen
keuangan. Terima kasih kepada narasumber yang telah berbagi ilmu dan wawasan,”
ungkapnya.
Pada sesi pertama, Dosen FEB
Untag Surabaya – IBK. Bhayangkara, SE., M.M., Ak., CA., CMA., CSRS., CSRA.,
memaparkan strategi penganggaran untuk membentuk tabungan yang sehat. Dalam paparannya,
IBK Bhayangkara menyampaikan tiga langkah utama, yakni menentukan tujuan
tabungan, mengalokasikan kontribusi bulanan, dan menyisihkan dana tabungan
sebelum pengeluaran lainnya. “Dengan perencanaan yang baik, mahasiswa dapat memulai
membentuk kebiasaan finasial yang lebih bijaksana.” Ujarnya.
Sesi berikutnya diisi oleh BRI
Wilayag Surabaya – Setiyarta, yang memberikan wawasan mengenai pengelolaan
kekayaan atau wealth management. Setiyarta memaparkan pembagian anggaran yang
ideal dalam kehidupan sehari-hari, yaitu untuk 10% untuk amal, 20% untuk masa depan, 30% untuk angsuran, dan 40% untuk
kebtuhan sehari hari. “Dengan membagi anggaran seperti ini, seseorang dapat
mengukur keuangans secara lebihe efektif dan berkelanjutan,” jelasnya. Penjelasan
ini mendapatkan perhatian besar dari peserta karena memberikan panduan yang
praktis untuk pengelolaan keuangan pribadi.
Narasumber terakhir, Kepala
Kantor Perwakilan LPS II di Surabaya – Bambang S. Hidayat, menjelaskan peran
penting LPS dalam menjamin simpanan nasabah di bank. Bambang memaparkan materi
tentang peran LPS dalam menjamin simpanan nasabah di bank. Bambang juga
menenkankan pentingnya menabung di banj yangd ijamin oleh LPS, dengan tujuan agar
uang nasabah tetap aman dan terjaga. “Tujuan menabung di bank yang dijamin oleh
LPS adalah uang aman, dapat melakukan transaksi kapan saja, imbal hasil yang diperoleh
cukup kompetitif, dan segala aktivitas keuangan akan tercapai,” ujarnya. Materi
ini memberikan pemahaman baru lagi bagi mahasiswa tentang pentingnya memilih
bank yang terjamin oleh LPS.
Pada kesempatan yang sama, salah
satu peserta, Mahasiswa Program Studi Manajemn – Anjar Wardani, mengkau bahwa
kegiatan ini sangat bermanfaat. “Materi tentang pengelolaan keuangan dan peran
LPS sangat membuka wawasan baru untuk saya,” ucapnya.
Melalui kegiatan ‘LPS Goes to
Campus’ ini, mahasiswa diharapkan lebih memahami pentingnya perencanaan
keuangan yang matang serta memilih bank yang aman dan terpercaya. (ra/rz)