logo-untag-surabaya

Developed By Direktorat Sistem Informasi YPTA 1945 Surabaya

logo-untag-surabaya

Detail Berita

UNTAG SURABAYA HADIRKAN PRAKTISI PT. GRAHA PILAR SENTOSA DI KULIAH TAMU TEKNIK SIPIL & ARSITEKTUR

Program Studi (Prodi) Teknik Sipil dan Prodi Arsitektur Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya berkolaborasi dalam penyelenggaraan Kuliah Tamu Tahun 2025. Mengusung tema Menuju Generasi Emas, Membangun Hunian Sehat Melalui Peningkatan Sanitasi, acara ini dihadiri oleh mahasiswa Prodi Teknik Sipil yang mengambil Mata Kuliah (MK) Manajemen Proyek serta Konstruksi Bangunan Sederhana, serta mahasiswa Prodi Arsitektur angkatan 2022 dan 2023. Kegiatan ini berlangsung di Auditorium Gedung R. Ing. Soekonjono lantai enam Untag Surabaya pada 4 Maret 2025.

Dekan Fakultas Teknik Untag Surabaya – Dr. Ir. Sajiyo, M.Kes., mengapresiasi terselenggaranya kuliah tamu yang menghadirkan tiga praktisi dari PT. Graha Pilar Sentosa (Biogar). Menurutnya, kegiatan ini menjadi wadah yang memperkuat sinergi antara akademisi dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI), sehingga lulusan Fakultas Teknik lebih siap menghadapi tantangan di lapangan. "Kegiatan ini sangat luar biasa, melihat pentingnya kolaborasi antara akademisi dan industri. Lulusan Fakultas Teknik harus memiliki kesiapan tidak hanya dari sisi teori, tetapi juga keterampilan praktis, komunikasi, dan kerja sama tim," ujarnya.

Sebagai pemateri, Human Resource Biogar – Maulana Putra Ramadhan, S.Psi., menekankan pentingnya peran teknik sipil dalam menciptakan hunian sehat dan berkelanjutan. "Sanitasi yang baik bukan sekadar kebutuhan, tetapi fondasi lingkungan yang lebih bersih dan berkualitas," ungkapnya.

Selain itu, Maulana juga menyoroti tantangan sanitasi di Indonesia. Berdasarkan data UNICEF, hampir 70 persen sumber air minum rumah tangga di Indonesia tercemar limbah tinja, yang menjadi penyebab utama penyebaran diare. Indonesia bahkan menempati peringkat ketiga terburuk di Asia Tenggara dalam hal sistem sanitasi domestik, dengan hanya 12 persen rumah tangga yang memiliki sanitasi aman.

Dalam sesi berikutnya, Business Development Biogar – Elisa Harto, B.Sc., menegaskan bahwa hunian sehat tidak hanya ditentukan oleh desain dan lokasi, tetapi juga sanitasi dan fasilitas kesehatan yang memadai. "Sanitasi yang baik menjaga lingkungan tetap bersih dan mencegah penyakit, sementara akses terhadap layanan kesehatan memastikan kesejahteraan penghuni," jelasnya.

Sementara itu, Production Planning and Inventory Control (PPIC) Biogar – Alfin, S.T., menyoroti keunggulan bio septic tank dibandingkan dengan sistem konvensional. "Sanitasi yang baik merupakan fondasi hunian sehat. Biogar sebagai bio septic tank inovatif mampu mengolah limbah lebih bersih, mencegah pencemaran air tanah, mengurangi bau, serta mendukung lingkungan berkelanjutan," paparnya.

Kuliah tamu ini dipandu oleh Dosen Prodi Arsitektur Untag Surabaya – Tigor Wilfritz Soaduon Panjaitan, S.T., M.T., Ph.D., IALI, yang berperan sebagai moderator. Dengan adanya kegiatan ini, mahasiswa diharapkan dapat memahami pentingnya aspek sanitasi dalam desain bangunan serta mengaplikasikan konsep hunian sehat dalam perencanaan dan pembangunan di masa depan. (vs/rz)

Sumber: https://untag-sby.ac.id/web/beritadetail/gelar-kuliah-tamu-prodi-teknik-sipil-dan-arsitektur-untag-surabaya-hadirkan-praktisi-dari-pt-graha-pilar-sentosa.html



PDF WORD PPT TXT