Untuk
meningkatkan kompetensi profesional Dosen di seluruh Indonesia, Pelatihan Pengembangan Keterampilan Dasar Teknik Instruksional
(PEKERTI) kembali digelar di Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya
selama lima hari, tepatnya pada tanggal 26 Februari - 1 Maret 2024. Pelatihan
ini diikuti dari 116 peserta yang tersebar di seluruh Indonesia dari Sumatera,
Kalimantan, Sulawesi hingga Papua.
Pada
kali ini menghadirkan lima pakar sebagai pemateri yakni Dr. V. Rudy Handoko,
MS.; Dr. I Made Kastiawan, S.T., M.T.; Dr. Ir. Hanie Teki Tjendani, S.T., M.T,;
Dr.Rr. Amanda Pasca Rini, M.Si. Psikolog.; dan Dr. Dra. Rachmawati Novaria, M.M.
Berbeda
dari lainnya, Pelatihan PEKERTI Untag Surabaya juga memiliki materi penciri
yakni Wawasan Kebangsaan yang paparkan oleh Ketua Yayasan Perguruan 17 Agustus
1945 (YPTA)- J.Subekti, S.H., M.M. Materi
ini bertujuan menciptakan dosen muda yang tidak hanya memiliki kompetensi
profesional, tetapi juga memiliki jiwa patriotik yang kuat, memahami sejarah,
menghargai perbedaan, serta mengembangkan sikap Nasionalisme.
Rektor
Untag Surabaya - Prof. Dr. Mulyanto Nugroho, M.M., CMA., CPA turut memberikan
sambutan, yang berharap para peserta tidak hanya menjadi dosen berkompetensi
profesional, namun juga
memiliki jiwa patriotik. "Saya berharap agar pelatihan yang diadakan di
Untag Surabaya sebagai Kampus Nasionalis ini tidak hanya dapat menciptakan
dosen berkompetensi profesional saja, namun juga memiliki jiwa patriotik. Maka
dari itu, kami juga memberi materi Wawasan Kebangsaan pada pelatihan ini,"
harap Prof. Nugroho.
Sementara
itu, Ketua pelaksana pelatihan PEKERTI sekaligus Kepala Badan Pengembangan
Sumber Daya Manusia (BPSDM) - Dr. Diah Sofiah, S.Psi., M.Si., Psikolog
mengatakan bahwa pelatihan PEKERTI Untag Surabaya bertujuan untuk meningkatkan
kompetensi dosen. "PEKERTI merupakan program pelatihan yang perlu dikuti
oleh dosen untuk meningkatkan kompetensi profesionalnya dalam menjalankan
jabatan fungsionalnya dan peningkatan keterampilan dalam pengajaran,"
jelasnya.
Melalui
pelatihan ini, Dr. Diah juga berharap agar seluruh dosen yang mengikuti
pelatihan ini dapat meningkatkan kualitas pengajarannya secara lebih baik.
"Saya berharap kompetensi seluruh peserta pada pelatihan PEKERTI pada kali
ini dapat meningkat sehingga mampu merencanakan kegiatan pembelajarannya secara lebih baik yang tercermin dalam
kegiatan micro-teaching," ucapnya.
Selain itu, Dr. Diah juga ingin seluruh dosen yang mengikuti pelatihan ini dapat mengevaluasi hasil pembelajaran dengan lebih baik. "Kami juga berharap seluruh peserta pelatihan mampu mengevaluasi hasil pembelajarannya secara lebih baik," imbuhnya. (vs/rz)